Halo Coffee : Kursus Kopi dan Barista
SHARE :

History

2016-2017 Mengoleksi Peralatan-peralatan Kopi


Selama 2 tahun semakin tertarik dengan banyak metode pembuatan kopi manual dari V60, Aeropress, Syphon, Cold Drip dan lain lain. Dengan bertambah banyaknya metode dapat digunakan, semakin dapat mengeksplorasi rasa kopi-kopi Indonesia yang luar biasa. Namun Andrie masih belum mengetahui standarisasi kopi yang berkualitas, masih bingung dengan kopi enak itu yang seperti apa sih?

2015 – Jatuh Cinta Kepada Kopi


Pendiri sekaligus trainer Halo Coffee, Andrie Wijaya, mulai mengenal pembuatan kopi modern dari alat yang bernama Moka Pot. Sebelumnya, Andrie bukanlah peminum kopi dikarenakan rasanya yang gosong dan sangat pahit. Andrie hanya meminum kopi sachet instan maupun bubuk dengan gula, maupun dengan campuran minuman lainnya.

Pada suatu hari, Ayah dari Andrie memberikan salah satu alat yang diberikan salah satu Paman untuk membuat kopi. Disitu tanpa pengetahuan yang cukup, mencoba membuat kopi bubuk dengan alat tersebut sesuai dengan arahan yang di cari melalui Youtube tutorial maupun website. Pada tahun 2015, belum banyak informasi yang jelas mengenai kopi dan pembuatannya tidak seperti sekarang. Ekspektasi sudah tinggi, namun setelah menunggu 5 menit tidak ada cairan kopi yang keluar dari alat tersebut, sepertinya mampet. Mencoba dan terus mencoba, namun tidak menemukan rasa yang enak, akhirnya Andrie memutuskan untuk berhenti menggunakan alat tersebut.

Hingga pada suatu masa, ketika makan di salah satu restoran di bilangan PIK, Jakarta Utara, salah satu menu yang dipesan adalah Kopi Tetes. Disajikan lah alat kopi tetes tersebut dengan susu kental manis dan es batu, alhasil kopi tetes tersebut cukup lama menetes hingga 10 menit. Andrie kaget karena rasa kopi begitu intens dan balance dengan rasa bittersweet dari campuran susu kental manis. Alhasil setelah minum, Andrie melihat bahwa gilingan kopi yang digunakan cukup kasar. Sungguh berbeda dengan kopi bubuk yang ada di pasaran.

Dari situ, Andrie sadar bahwa memiliki grinder adalah suatu hal yang amat penting. Investasi kopi kedua berupa alat kopi tetes vietnam phin dengan Grinder Hario Mini Mill seharga total setengah juta dipinang. Cukup berat hati mengeluarkan uang sebesar itu hanya untuk membuat kopi, seperti ujaran orang-orang awam pada umumnya. Namun ketertarikan cukup besar terhadap kopi dan cara pembuatannya, sehingga investasi tersebut tidak masalah.